Saturday, May 5, 2012

Ambon Manise

Sebenarnya pas melihat manik ini, maunya dikasih nama yang ada bau bau Borneo-nya. Tapi kok feeling-nya nggak pas gitu. Soalnya khan Borneo identik dengan hijau atau simbol simbol Dayak. Lha ini maniknya nggak ada Dayak atau hijaunya sama sekali *grin*
Akhirnya teringat tentang Laut Banda...itu khan Maluku. Laut yang terkenal keindahannya yang memiliki 350 species biota laut. So aku namakan kalung ini Ambon Manise.
Semua bahannya dari kalung ini menggunakan manik jawa. Mulai dari bentuk bundar kecil, tabung, bentuk melon, bulat dan bundar sedang, dengan motif maupun polos tanpa motif. Tidak ada yang spesial dari tehnik pembuatannya. Hanya dirangkai biasa menggunakan tali yang di-double *supaya nggak cepat putus*
Cerita dibalik Ambon Manise
Pada deretan depan disusun beberapa manik polos dan motif dalam berbagai bentuk. Ini mewakili indahnya pemandangan dasar Laut Banda yang masih dihiasi terunggu karang yang beraneka warna. Manik dengan warna biru mewakili warna air laut yang bersih bening membiru. Didalam keteduhan warna biru, terdapat juga manik hitam penuh misteri. Karena sesungguhnya ditengah Laut Banda terdapat Pulau Gunung Api yang masih aktif, yang siap memuntahkan lava merahnya.


No comments:

Post a Comment